Desain Arsitektur Rumah Islami yang Perlu Dicontoh

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Share on google

Desain Arsitektur Rumah Islami yang Perlu Dicontoh. Sebenarnya wacana tentang rumah islami sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Meski sebenarnya aturan mengenai rumah islami belum ada. Pemahaman masyarakat tentang arsitektur rumah islami hanya berupa visual belaka saja. Mereka menganggap jika rumah islami adalah sebuah rumah dengan pernak pernik islam di dalamnya. Jika Anda ingin mengetahui lebih jauh seperti apa arsitektur rumah yang islami bisa simak penjelasan lengkapnya dulu dalam artikel ini.

Desain Arsitektur Rumah Islami yang Ideal

Rumah idaman adalah rumah yang dapat memberikan ketenangan. Karena itu sejatinya rumah yang dibangun harus mampu membawa membawa ketenangan dan kedamaian para penghuninya. Rumah yang islami adalah rumah yang bisa membuat penghuninya bisa lebih dekat dengan Allah. Bagi yang sedang merancang rumah islami, berikut ini ada beberapa desain arsitektur rumah islami yang ideal:

1. Tidak Menunjukkan Status Sosial

Rumah islami adalah rumah yang tidak menunjukkan status sosial pemiliknya. Jadi jika ingin membangun sebuah rumah nanti, jangan pernah memamerkan kedudukan atau jabatan pada rumah yang dibangun. Meski indah, tapi jika hal itu berlebihan tentu tidak akan baik di mata Allah SWT.

Karena itu bangunlah rumah sederhana tapi bisa memberikan kenyamanan kepada penghuninya. Selalu ramah dengan lingkungan dan menjaga baik hubungan antar tetangga supaya hidup rukun dan damai.

2. Dinding Tidak Dibuat Tinggi

Selain itu, bila ingin membuat rumah yang islami, dinding rumah tidak boleh dibuat tinggi. Jadi desain arsitektur rumah islami dapat dilihat dari rumah itu sendiri apakah memberikan kesan islami atau tidak. Karena seperti yang dikatakan sebelumnya, tidak ada aturan tentang rumah islami hingga saat ini.

Hanya saja, rumah yang dindingnya terlalu tinggi serta dibatasi oleh pagar dengan ukuran yang tinggi juga akan membuat rumah tersebut memiliki benteng yang dapat memutuskan hubungan penghuninya dengan para tetangga. Jadi bila ingin membuat pagar, pastikan pagar tersebut digunakan sebagai pengaman.

3. Pintu Utama Tidak Tegak Lurus dengan Ruang Tamu

Tips ketiga adalah meletakkan pintu utama di rumah yang tidak tegak lurus dengan ruangan di dalam rumah seperti tamu misalnya. Jadi tempatkan pintu tersebut di samping rumah. Ini dimaksudkan supaya pada saat pemilik rumah membuka pintu, tamu tidak akan langsung melihat isi rumah tersebut tetapi hanya sebagian kecilnya saja.

Tidak hanya itu saja, buatlah desain yang dapat menjaga supaya pada saat pemilik rumah belum siap menerima tamu karena belum berhijab, ada ruangan yang akan membantu tuan rumah tersebut untuk bersiap-siap. Karena ini akan membantu tuan rumah untuk menjaga auratnya. Tidak Cuma itu saja, tuan rumah juga bisa menjaga terjaga dari pandangan orang-orang di luar yang iseng melihat ke dalam rumah.

4. Kamar Mandi Harus Bersih

Dan yang terakhir, jagalah kebersihan pada kamar mandi di rumah Anda. Ini adalah tips keempat yang perlu dilakukan bila ingin membangun rumah yang islami. Karena rumah islami tidak hanya dapat diukur dari arsitekturnya saja tapi juga kebersihan yang ada di dalam rumah tersebut. Karena kamar mandi yang bersih mencerminkan jika pemilik rumah benar-benar menjaga keimanan mereka.

Itulah beberapa desain arsitektur rumah islami yang perlu diketahui. Rumah islami sejatinya harus membuat para penghuninya merasa nyaman dan lebih dekat kepada Allah SWT. Selain itu, rumah islami juga hendaklah membuat para penghuninya dilimpahi ketenangan dan keberkahan saat berada di dalamnya.

     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar Terbaru

    Artikel Lainnya:

    Open chat