4 Gaya pada Hiasan dalam Arsitektur

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Share on google

Gaya pada Hiasan dalam Arsitektur. Dekorasi dalam arsitektur adalah elemen penting yang menambah nilai estetika suatu struktur. Ini tidak menekankan fungsi, melainkan keindahan desainnya. Apakah itu ukiran rumit pada kusen pintu atau pola halus cat di dinding, dekorasi dapat memberikan setiap bangunan penampilan yang unik dan menawan. Dengan kombinasi warna, tekstur, dan bentuk yang tepat, dekorasi dapat mengubah struktur apa pun menjadi karya seni. Dengan demikian, penting bagi arsitek untuk memasukkan dekorasi ke dalam desain mereka untuk menciptakan karya yang menarik dan unik.

Contoh Gaya Pada Hiasan dalam Arsitektur

Hampir setiap bangunan memiliki seni dan filosofi yang unik. Orang sering menafsirkan dekorasi dan karya seni di rumah mereka dengan cara yang menarik, mencerminkan jiwa artistik masing – masing. Mereka yang benar – benar menghargai seni dapat ditemukan di setiap sudut bangunan, selalu mencari cara yang berarti untuk mengekspresikan filosofi seni mereka sendiri. Jangan ragu untuk membawa visi dan hasrat Anda untuk seni ke setiap ruangan di rumah Anda! Berikut ini beberapa contoh hiasan dalam arsitektur yang perlu diketahui:

1.     Ornamen Bizantium

Ornamen Bizantium merupakan sebuah ornamen yang hampir semua bagiannya mirip seperti arsitektur Romawi. Jika Anda memperhatikannya lebih dalam, terdapat ciri khas pada hiasan arsitektur Bizantium yaitu hias geometris nya. Ornamen Bizantium memiliki ornamen hias geometris tapi lebih tinggi kompleksitasnya. Inilah yang menjadi daya tarik dari ornament ini sehingga tidak kalah menarik dengan ornamen lain.

Tidak Cuma itu saja,hiasan di dalam ornament ini sudah dilengkapi dengan mosaic pengganti fungsi elemen dekorasi. Bangunan dengan ornamen ini memang tidak semewah baroque tapi tidak pula mengurangi daya tarik dan keindahannya. Penggunaan pola arsitekturnya yang khas bizantium banyak ditemukan pada bangunan tempat ibadah dengan popularitasnya yang tinggi hingga saat ini.

  1. Ornament Baroque

Ornament satu ini berasal dari salah satu Negara yang ada di Italia. Hiasan arsitektur Baroque memiliki eksplorasi bentuk yang begitu dramatis. Gaya ini lahir di masa Baroque atau tepatnya pada akhir abad ke 16. Semua yang melihat arsitektur bangunan dengan ornament Baroque akan mengatakan wah sebab kemegahan yang dimiliki pada bangunan tersebut.

Penampilan yang megah ini lahir dikarenakan proporsi besar atau disebut gigantisme. Gigantisme ini menjadi ciri khusus yang ada di masa Baroque. Baroque berkembang sampai menjadi inspirasi seseorang pada saat membuat atau mendesain bangunan. Karakteristik yang mencolok pada bangunan dengan desain baroque adalah adanya pilar atau pintu besar yang menjulang tinggi.

3.     Ornamen Gothic

Hiasan dalam arsitektur selanjutnya adalah ornament Gothic. Mungkin sebagian dari Anda ada yang sudah mendengar desain dengan tema ini. Pola yang digunakan masih sangat klasik. Ciri khasnya adalah kehadiran gubah yang bentuknya menjulang tinggi ke atas. Ada banyak contoh bangunan dengan gaya seperti ini salah satunya adalah Gereja Katedral yang berada di kota Jakarta. Hiasan yang ada di gereja ini adalah wujud arsitektur dengan tema gothic.

Tidak hanya itu, terdapat ornamen pada bangunan yang memperlihatkan jika bangunan ini masuk ke dalam arsitektur gothic. Terdapat ciri khas yang dapat dilihat dengan mudah pada gaya gothic yaitu patung yang pemasangannya membentuk diorama. Gaya ini biasanya diadopsi untuk bangunan-bangunan yang klasik dan sacral. Ini dikarenakan adanya pendapat jika gothic adalah hiasan untuk bangunan yang suci dan sakral.

4.     Arsitektur Minimalis

Penerapan arsitektur minimalis didasari oleh less is more. Jadi konsep yang digunakan adalah konsep simplicity. Perwujudannya dapat dibuktikan dengan adanya geometris yang sederhana, tidak ada hiasan berlebih, bahan yang digunakan pun sangat sederhana. Dengan konsep ini, repeti struktur bangunan terlihat teratur dan membuat arsitektur minimalis ini dapat mempertahankan kualitas bangunan.

Masih ada banyak lagi contoh hiasan dalam arsitektur yang sudah dikenal di berbagai penjuru dunia. Meski ada yang sudah lama, tapi tetap saja ornament-ornamen tersebut digunakan sampai sekarang. Semoga bermanfaat.

Anda memimpikan memiliki rumah atau bangunan dengan gaya arsitektur Islami? Konsultasikan kebutuhan dan keinginan Anda tentang desain rumah yang islami dengan tim kami di Mulia Arsitek, untuk mendapatkan desain interior dan eksterior yang Islami. Hubungi Admin kami di WA kami yah, wa.me/628112648986

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya: