Mengenal Konsep Arsitektur Nusantara dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Share on google

Mengenal Konsep Arsitektur Nusantara dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Berbicara soal desain atau arsitektur dalam sebuah bangunan, pastinya kita akan mengacu pada desain modern atau karya dari arsitek mancanegara. Padahal di Indonesia, anda akan menemukan arsitektur nusantara dengan karakter yang sangat khas. Karya arsitekturnya bersumber dari budaya Indonesia yang sangat kaya.

Seperti yang sudah diketahui, Indonesia dikenal sebagai salah satu Negara yang kaya akan budayanya. Bahkan UNESCO sendiri sudah menetapkan jika Indonesia adalah Negara yang memiliki peninggalan budaya paling banyak. Karena itu, arsitektur yang mendapatkan sentuhan budaya lokal tentu tidak perlu diragukan lagi akan keindahannya.

Apa Itu Arsitektur Nusantara?

Arsitektur nusantara merupakan konsep arsitektur yang berpedoman teguh pada alam dan budaya setempat serta nilai-nilai yang tercermin di dalam perwujudan fisiknya. Nilai tersebut diolah lagi lewat pemikiran yang kritis dan dituangkan ke dalam bentuk yang baru sesuai kebutuhan atau tantangan yang dihadapi di masa itu.

Arsitektur di Indonesia mengalami perkembangan  dengan memanfaatkan teknologi yang ada tapi tetap sesuai dengan nilai-nilai lokalitas yang berlaku.jadi jika anda melihat adanya perbedaan antara arsitektur di Indonesia dengan luar, itu semua karena Indonesia sangat mengedepankan nilai dan budaya yang ada dalam bangunan yang dibuat menggunakan konsepnya.

Faktor yang Membuat Arsitektur di Indonesia Sangat Khas

Jika Anda melihat arsitektur nusantara tentu akan sangat berbeda dengan arsitektur yang ada di belahan bumi dunia. Karena memang arsitektur di Indonesia memiliki karakter atau kekhasan tersendiri. Berikut ini ada beberapa faktor yang membuat kekhasan dari arsitektur yang berasal dari Indonesia:

1.     Budaya

Faktor utama yang membuat arsitektur di Indonesia berbeda adalah karena budaya di Indonesia itu sendiri. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya jika Negara kita tercinta ini memiliki budaya lokal yang sangat banyak mulai dari ujung Aceh hingga ujung Papua. Budaya lokal inilah yang membuat bentuk rumah adat di Indonesia juga berbeda-beda. Tidak hanya dari budaya saja, biasanya rumah adat di daerah-daerah Indonesia juga dipengaruhi oleh kepercayaan masyarakat yang ada di daerah itu sendiri.

2.     Musim

Selain itu, musim di Indonesia juga berbeda dengan musim yang ada di luar negeri. Karena Indonesia hanya memiliki musim kemarau dan hujan. Iklim inilah yang membuat atap rumah adat di Indonesia.  Karena arsitektur nusantara mengharuskan sebuah bangunan yang tahan terdapat hujan lebat maupun panas.

3.     Geografis

Faktor ketiga adalah geografis. Jadi di Indonesia terdapat 17 ribu pulau. Hanya saja 70%nya adalah lautan sedangkan sisanya daratan. Karakteristik rumah yang ada di dekat pantai sudah atau lautan sudah pasti akan memiliki perbedaan yang signifikan dengan rumah yang letaknya jauh dari lautan misalnya saja di Negara-negara Eropa.

4.     Cincin Api

Apakah Anda tahu jika Indonesia adalah Negara yang hidup di antara cincin api atau ring of fire. Ini yang membuat beberapa wilayah di Indonesia kerap terkena gempa bumi. Gempa bumi yang aktif membuat masyarakat di Indonesia harus adaptif dengan bangunan yang akan mereka bangun. Rumah harus tahan gempa sehingga jika benar-benar terjadi gempa, rumah tersebut tetap bertahan dari goncangan.

Jadi itulah pengertian arsitektur nusantara beserta hal-hal yang mempengaruhi gaya arsitektur di indonesia sehingga berbeda dengan negara-negara lainnya. Tapi sayangnya kebanyakan masyarakat indonesia lebih tertarik dengan bangunan bergaya eropa karena dinilai lebih modern. Padahal arsitektur khas nusantara juga tidak kalah menarik untuk dipilih.

 

     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar Terbaru

    Artikel Lainnya:

    Open chat