Penerapan Desain yang Khas dalam Seni Arsitektur Islam

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Share on google

Penerapan Desain yang Khas dalam Seni Arsitektur Islam. Agama islam lahir di kawasan Arab Saudi sejak tahun 611 Masehi atau tepatnya 17 Ramadhan 11 SH. Hadirnya agama Islam membuat berbagai perubahan mulai dari peradaban hingga kehidupan manusia yang ada di Arab Saudi. Salah satu perubahan tersebut bisa dilihat dari kebudayaan Arab Saudi yang berlandaskan agama Islam. Seni arsitektur Islam merupakan wujud kebudayaan manusia yang berpadu dengan keberadaan Allah SWT.

Penerapan Seni Arsitektur Islam

Seni arsitektur islam sudah banyak mengadopsi arsitektur dari Romawi, Persia serta beberapa arsitektur lainnya di Eropa. Tapi dalam penerapannya tentu akan disesuaikan dengan ajaran atau kaidah dalam Islam. Kaidah islam menjadi pedoman pada saat akan melakukan perancangan dan pendirian banguan misalnya tidak terdapat ornamen yang sifatnya paganisme. Selain itu pengaturan ruang ditujukan guna menjaga akhlak dan perilaku serta tidak merusak alam. Berikut ini sudah kami rangkum penerapan desain arsitektur islam yang menjadi ciri khas dari adanya arsitektur islam itu sendiri:

1.     Arabesque

Arabesque adalah motif floral dan geometris yang biasanya digunakan untuk mengukir hiasan pada interior ruangan. Tujuan daripada penggunaan motif-motif ini adalah karena Agama Islam tidak memperbolehkan penggunaan motif manusia dan hewan serta menjauhkannya dari unsur pagan. Jadi tak heran jika kebanyakan arsitektur islam akan menerapkan unsur yang pertama ini pada bangunan-bangunannya.

2.     Kaligrafi

Selain itu ada pula kaligrafi yang merupakan seni menghias huruf Arab dan diukir atau dilukis di dinding bangunan. Maksud penggunaan kaligrafi tidak hanya menambah kecantikan sebuah bangunan saja tapi kaligrafi dapat menjadi pengingat manusia akan ayat-ayat dalam Al-Quran.

3.     Kubah

Ciri khas ketiga pada seni arsitektur Islam adalah adanya kubah. Keberadaan kubah menjadi salah satu bangunan yang paling menonjol dalam arsitektur Islam. Biasanya kubah memiliki bentuk umbi bawang atau bisa pula separuh bola yang sangat identic dengan Timur Tengah. Di luarnya akan diberi hiasan-hiasan yang ukirannya geometris.

4.     Mashrabiya

Mashrabiya merupakan kisi-kisi berbahan beton yang biasanya akan ditempatkan di jendela bangunan bergaya Islam. Mashrabiya biasanya menggunakan motif geometris sehingga bisa mempercantik arsitektur sebuah bangunan.

5.     Lengkung Pilar

Lengkung Pilar merupakan salah satu bangunan bergaya Arsitektur Islam dengan ciri-ciri gaya lengkung atau pertemuan diantara dua pilar yang biasanya berdiri sendiri-sendiri. Terdapat 2 jenis lengkung yang digunakan yaitu gaya lengkung bentuk lancip dan tapal kuda.

6.     Muqarnas

Seni arsitektur islam selanjutnya dapat dilihat dari muqarnas yang merupakan dekorasi tiga dimensi berupa sarang lebah. Letaknya ada di langit bangunan. Bagian in kerap disebut stalaktit. Muqarnas biasanya digunakan untuk menghiasi portal atau pintu masuk, interior kubah hingga Minaret.

7.     Mihrab

Mihrab merupakan dekorasi interior yang bentuknya seperti ceruk setengah lingkaran. Mihrab juga bisa berupa tempat kecil di dinding yang diletakkan paling depan. Biasanya dekorasi interior ini ditemukan di bangunan seperti Mushola dan Masjid yang fungsinya adalah penunjuk arah kiblat. Mihrab digunakan juga sebagai tempat untuk imam yang akan memimpin ibadah shalat.

8.     Minaret

Dan yang terakhir adalah minaret yang merupakan struktur eksterior bangunan masjid. Bentuknya berupa menara yang letaknya dekat dengan masjid. Tujuan didirikannya minaret di masa lalu adalah sebagai lubang sirkulasi udara atau ventilasi agar ruangan masjid tetap dingin. Tapi saat ini Minaret sudah dijadikan sebagai simbol untuk meletakkan alat pengeras suara serta petunjuk waktu ibadah shalat bagi umat yang beragama islam.

Ada banyak lagi penerapan seni arsitektur islam yang bisa dengan mudah kita jumpai. Arsitektur islam Meski mengalami banyak perubahan karena berakulturasi dengan budaya setempat, tetapi arsitekturnya tetap akan berpedoman dengan kaidah dan ajaran agama Islam.

 

     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar Terbaru

    Artikel Lainnya:

    Open chat