Perkembangan dan Sejarah Arsitektur Islam Dunia

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Share on google

Memahami Bagaimana Perkembangan dan Sejarah Arsitektur Islam Dunia. Meskipun sedang digandrungi oleh berbagai kalangan, masih sedikit orang yang mengetahui bagaimana sejarah arsitektur islam dari masa ke masa. Sebagai informasi, arsitektur islam merupakan sebuah seni arsitektur atau hasil usaha dari manusia yang mempunyai wujud konkrit sebagai pemenuhan atas kebutuhan di bidang jasmani dan rohani. Di mana arsitektur islam mengalami perkembangan sejak awal kemunculannya sampai saat ini.

Adapun perkembangan arsitektur islami mencakup beberapa hal dan sifatnya luas. Dimana hal ini meliputi bangunan tempat tinggal maupun bangunan keagamaan. Seni arsitektur islam sendiri merupakan wujud perpaduan antara kebudayaan manusia serta proses pendekatan diri terhadap keberadaan Allah SWT dalam bentuk bangunan yang memiliki ciri khas tersendiri. Konsep pemikiran arsitektur islami ini bersumber dari hadits, Al Quran, khalifah, keluarga nabi dan ulama.

Seperti Apa Perkembangan dan Sejarah Arsitektur Islam Dunia?

Dalam sejarah arsitektur islam pada dasarnya meliputi perkembangan seni arsitektur islami sejak abad ketujuh hingga abad ke 15. Di mana perkembangan tersebut meliputi ragam hias, seni dekorasi, struktur bangunan serta tipologi bangunan. Adapun daerah perkembangan seni arsitektur islam seperti ini pada akhirnya meluas di kawasan Afrika, Eropa sampai merambah ke Asia tepatnya Asia Tenggara dan Selatan.

Perkembangan seni arsitektur Islam telah mengalami perkembangan yang sangat pesat selama berabad-abad, terutama setelah Islam menyebar ke berbagai belahan dunia. Seni arsitektur Islam dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk budaya, tradisi, dan kondisi geografis setempat. Selain itu, perkembangan seni arsitektur Islam juga dipengaruhi oleh masa kekhalifahan yang sedang berlangsung.

Salah satu contoh perkembangan seni arsitektur Islam yang terjadi di daerah Asia Timur adalah munculnya arsitektur Islam di Tiongkok. Pada abad ke-7, Islam mulai menyebar ke Tiongkok dan membawa banyak elemen arsitektur Islam dengan diri mereka. Salah satu elemen penting yang dibawa oleh Islam ke Tiongkok adalah minaret, yang merupakan struktur yang digunakan untuk menyeru umat Islam untuk shalat.

1. Kemunculan Arsitektur Islam

Pada masa awal perkembangannya, sejarah arsitektur islam pertama kali ditemukan di daerah Arab Saudi tepatnya kisaran tahun 636 sampai 661 Masehi. Pada masa ini, pimpinan agama islam di kawasan tersebut adalah Khilafah Rasyidah. Adapun Khilafah Rasyidah merupakan Khilafah pertama yang mempopulerkan seperti apa seni arsitektur islam usai Nabi Muhammad SAW. Dimana gaya arsitektur islam pada periode saat itu masih cukup sederhana dan minim referensi.

2. Periode Kekhalifahan Umayyah

Berikutnya arsitektur islam mengalami perkembangan pada periode kekhalifahan Umayyah yang berada di kisaran tahun 661 hingga 750 masehi. Di mana perkembangan arsitektur islam berpusat di kawasan Damaskus Suriah. Pada era ini, seni arsitektur islam banyak mengadopsi gaya arsitektur Byzantium yang berpadu dengan gaya arsitektur milik Sassanid. Ada ciri khas yang menonjol yaitu bangunan atap kubah, atap pelana, pilar besar dan bentuk tapal kuda.

3. Periode Kepemimpinan Abbasiyah

Sejarah arsitektur islam kemudian berlanjut pada masa Kekhalifahan Abbasiyah yang berkembang sekitar tahun 750 sampai 1513 Masehi. Arsitektur Abbasiyah berpusat di kawasan Baghdad Irak. Adapun gaya arsitektur pada saat itu banyak dipengaruhi oleh tampilan arsitektur Sassanid yang sudah diaplikasikan semenjak masa awal perkembangan islam. Sebagai informasi Sassanid adalah kekaisaran terakhir sehingga peninggalan seni arsitekturnya masih digunakan.

4. Arsitektur Moorish

Berikutnya ada arsitektur Moorish yang terinspirasi dari budaya Moor di kawasan Maghreb serta sekitar Semenanjung Iberia. Arsitektur Islam yang bergaya Moorish ditemukan sekitar tahun 95 Masehi dan berkembang sampai tahun 1031 Masehi ketika penerapan serta pembangunan Masjid Agung Cordoba.

Seperti itulah bagaimana sejarah arsitektur islam sejak awal kemunculannya dari masa ke masa. Setiap sejarah arsitektur islam dalam sebuah masa kepemimpinan atau khalifah memiliki ciri khasnya tersendiri.

Anda memimpikan memiliki rumah atau bangunan dengan gaya arsitektur Islami? Konsultasikan kebutuhan dan keinginan Anda tentang desain rumah yang islami dengan tim kami di Mulia Arsitek, untuk mendapatkan desain interior dan eksterior yang Islami. Hubungi Admin kami di WA kami yah, wa.me/628112648986

     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar Terbaru

    Artikel Lainnya:

    5 Elemen Penting Gaya Victoria

    Bagi Anda yang anti-dekorasi modern dan mendambakan ruang yang romantis dan nyaman ala Eropa, maka gaya Victoria sangat cocok untuk mengembalikan rumah Anda ke era

    Read More »

    Di Balik Gaya: Dekorasi Maroko

    Gaya bohemian adalah pilihan ideal bagi orang yang ingin merangkul gaya dan tema dari banyak budaya dan disiplin ilmu. Dalam hal desain interior bohemian, tidak

    Read More »

    Mihrab

    Ciri khas arsitektur masjid adalah mihrab. Mihrab adalah ceruk yang menjorok ke tempat imam memimpin sholat. Arah mihrab juga biasanya menunjukkan arah menuju kiblat. Mihrab

    Read More »

    Split Level

    Rumah split level adalah rumah dengan ketinggian lantai yang berbeda di sebagian besar ruangan. Secara umum, ketinggian “split” adalah setengah dari tinggi normal lantai. Sebuah

    Read More »
    WARNA MAMBA 01

    Warna Mamba Sang Mistik Penuh Emosi

    Pernahkah Anda mendengar istilah “cewek mamba”? Cewek mamba sendiri mengacu pada gaya berbusana yang identik dengan nuansa hitam. Jadi mengapa bisa dipanggil cewek mamba? Kata

    Read More »
    Open chat