Sejarah Seni Arsitektur Pada Masa Kerajaan Islam di Dunia

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Share on google

Sejarah Seni Arsitektur Pada Masa Kerajaan Islam di Dunia. Seni arsitektur pada masa kerajaan islam merupakan salah satu sejarah yang menarik untuk umat muslim pahami. Agama silam sendiri lahir di Arab Saudi pada tahun 611 Masehi yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Dengan kehadiran islam maka terjadi perubahan peradaban serta kehidupan manusia yang berlangsung di daerah Arab Saudi. Adapun salah satu bentuk perubahan dan perkembangan kebudayaan yaitu penerapan seni arsitektur islami.

Seni arsitektur yang berlandaskan islami adalah wujud perpaduan antara kebudayaan dari manusia serta proses untuk mendekatkan diri terhadap keberadaan Allah SWT. Dalam penerapan seni arsitektur islam itu terdapat nilai islami dan bisa diterapkan tanpa menghalangi pemanfaatan teknologi peralatan bangunan modern. Di mana terdapat perkembangannya sendiri terutama sejak masa kerajaan islam berjaya di dunia.

Seperti Apa Seni Arsitektur Pada Masa Kerajaan Islam Berlangsung?

Dalam perkembangan seni arsitektur pada masa kerajaan islam, bisa Anda lihat dari gaya serta bentuknya yang dipengaruhi oleh berbagai masa kekhalifahan. Ada beberapa kekhalifahan yang dipimpin oleh sejumlah Khilafah yang menegaskan tentang seni arsitektur islam di dalam setiap karya bangunan buatan mereka. Adapun karya bangunan yang dimaksud adalah istana atau masjid. Dibawah ini ada sejarah tentang seni arsitektur di masa kerajaan islam yang terjadi di dunia.

1.     Seni Arsitektur Pada Islam Awal

Arsitektur islami pada masa awal perkembangan islam ditentukan di daerah Arab Saudi tepatnya kisaran anara tahun 636 sampai 661 Masehi. Pada zaman ini pemimpin islam adalah Khilafah Rasyidah. Ia merupakan khalifah pertama yang mempopulerkan seni arsitektur islam sesudah masa nabi Muhammad SAW. Adapun seni arsitektur pada masa kerajaan islam Khilafah Rasyidah masih tergolong sederhana serta minim referensi terhadap gaya arsitektur monumental.

Corak arsitektur pada bangunan masjid saat zaman ini juga bersifat tradisional dan tanpa adanya ornamen yang memiliki ciri khas. Arsitektur tersebut diadopsi dari tampilan gaya bangunan milik Suku Bani Abdul Qadir. Adapun contoh penerapan arsitektur islam bisa ditemukan pada Masjid Juatha yang berada di Arab Saudi. Dimana bangunan tersebut merupakan masjid pertama sekaligus tertua di daerah Timur Arab Saudi.

2.     Gaya Arsitektur Islami Pada Periode Umayyah

Kemudian seni arsitektur pada masa kerajaan islam periode kekhalifahan Umayyah berada di kisaran tahun 661 sampai 750 Masehi. Seni tersebut berpusat di kawasan Damaskus tepatnya Suriah. Adapun seni arsitektur islami pada era ini banyak mengadopsi gaya arsitektur milik Byzantium yang berpadu dengan gaya arsitektur dari Sassanid. Ciri khas yang gaya arsitektur ini tunjukkan adalah pemakaian atap kubah.

Ciri khas lainnya adalah pilar berukuran besar, pelengkung balok pilar yang berbentuk tapal kuda serta atap pelana yang ada di sebagian sudut bangunan tersebut. Bukan hanya itu pada bangunan masjid juga telah memunculkan sejumlah dekorasi misalnya cat dinding, mosaic sera relief dengan motif khas islam.

3.     Seni Arsitektur Islam dalam Periode Abbasiyah

Sementara itu untuk seni arsitektur pada masa kerajaan islam kekhalifahan Abbasiyah berkembang di antara kisaran tahun 75 sampai 1513 Masehi yang berpusat di kawasan Baghdad Irak. Adapun gaya arsitektur ini banyak dipengaruhi oleh Arsitektur Sassanid.

Itulah beberapa perbedaan dalam seni arsitektur pada masa kerajaan islam yang memiliki gaya dan ciri khasnya tersendiri. Selain itu terdapat filosofi berbeda pada setiap bangunan yang juga mempunyai arti masing-masing.

 

     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar Terbaru

    Artikel Lainnya:

    Open chat