fbpx

Kaca Dekoratif Fungsional Estetik

Sebuah rumah terdiri dari banyak elemen pendukung. Salah satu komponen tambahan rumah yang cukup sering digunakan adalah kaca.

Kaca dapat digunakan pada berbagai komponen dasar rumah seperti jendela, pintu, atap bahkan dapat digunakan sebagai dinding penyekat. Salah satu jenis kaca yang banyak digunakan dalam desain hunian adalah kaca dekoratif yang tidak hanya sederhana dan transparan. Kaca dekoratif dibagi menjadi banyak kategori lain, yaitu stained glass, frosted glass, kaca melton, opalescent glass, wispy glass, kaca air, dan tempered glass.

Stained glass

kaca patri
Sumber gambar : Kompasiana.com

Stained glass atau kaca patri adalah jenis kaca yang permukaannya tampak dicat dengan warna berbeda. Kaca patri banyak dijumpai pada dekorasi tempat ibadah seperti masjid atau gereja di sudut atas dinding eksterior, tepat di bawah atap.

kaca patri 2
Sumber gambar : Kompas.com

Kaca ini jika terkena sinar matahari akan membiaskan cahaya dengan indah ke seluruh ruangan dan warna pada permukaannya akan menciptakan bias warna pelangi.

Frosted glass

kaca es 3
Sumber gambar : Materialpilihanku

Frosted glass atau kaca es merupakan jenis kaca yang tidak terlalu transparan, sehingga akan sedikit mengaburkan pandangan ke dalam dan sebaliknya. Jika rumah memakai kaca ini, bisa sedikit mengurangi penggunaan gorden.

Kaca es ada yang berwarna netral atau putih dan ada juga yang berwarna. Namun yang paling sering dijumpai di Indonesia adalah kaca es berwarna putih, sedangkan kaca es berwarna lebih banyak dijumpai di bangunan seperti villa atau bungalow untuk menambah estetika.

kaca es 2
Sumber gambar : Interior Design Ideas

Kaca Melton

Kaca melton adalah jenis kaca yang permukaannya diukir agar memiliki permukaan yang sedikit timbul.

kaca melton
Sumber gambar : Limaz Bali Artistic Glass

Opalescent Glass dan Wispy Glass

kaca buram 2
Wispy Glass (Sumber gambar : PP Ilikodomiki LTD)

Sedangkan kaca buram (opalescent glass) dan kaca uap (wispy glass) adalah dua kaca yang sejenis.

Perbedaannya adalah opalescent glass memiliki tekstur permukaan yang halus dan tampak buram seperti susu, sedangkan wispy glass memiliki tekstur permukaan yang lebih kasar dan tidak rata.

kaca buram 1
Opalescent Glass (Sumber gambar : Dwell)

Kaca Air

kaca air
Sumber gambar : LL Waterfall Design

Kaca air adalah kaca dekoratif yang dapat dialiri air di kedua sisinya. Kaca jenis ini kini mulai populer dan bisa ditemukan di beberapa hotel atau salon kecantikan. Air mengalir langsung ke bawah dinding kaca dan aliran tersebut akan membuat kaca buram, sehingga kaca jenis ini sering digunakan sebagai pembatas atau penyekat.

kaca air 2
Sumber gambar : LL Waterfall Design

Di rumah, kaca air jarang digunakan sebagai penyekat. Biasanya, kaca air digunakan sebagai hiasan dan diletakkan di ruang-ruang yang sering menarik perhatian orang.

Tempered Glass

Kaca tempered memiliki bentuk yang sama dengan kaca biasa, namun bedanya kaca jenis ini jauh lebih tahan benturan dibanding jenis kaca lainnya.

kaca tempered
Sumber gambar : prapedia.com

Kaca ini tergolong safety glass karena jika pecah maka kaca akan langsung pecah menjadi ribuan keping kecil dan pecah menjadi kepingan yang sangat kecil, sehingga tidak berbahaya seperti kaca biasa. Kaca jenis ini biasa digunakan pada kendaraan seperti mobil, pesawat, dan kereta api.

Penggunaan kaca dekoratif harus sesuai dengan tema desain rumah. Kaca dekoratif jauh lebih mahal daripada kaca biasa. Jadi jangan sampai penggunaan kaca ini justru merusak suasana karena sangat berbeda dengan tema desain dasar rumah Anda.

Konsultasi Arsitektur Rumah di Mulia Arsitek

Konsultasikan kebutuhan dan keinginan Anda tentang desain bangunan dengan tim kami di Mulia Arsitek untuk mendapatkan desain interior dan eksterior terbaik. Hubungi Admin di WA kami, wa.me/628112648986

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya: