Cara Agar Anak Mandiri Dari Penataan Kamar

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Share on google
Cara Membangun Kemandirian Anak Dari Penataan Kamar
Source : Unsplash @daen_2chinda

Cara bangun kemandirian anak  dari setiap orang tua pastinya berbeda-beda.  Pertanyaan “Bagaimana Membangun Kemandirian Anak ?” sering datang menghantui, terutama bagi mereka yang baru menikmati indahnya pernikahan. Yang baru menikah akan mencari 1000 cara sebagai jawaban agar anaknya kelak menjadi sosok yang mandiri.

Mulai dari memikirkan pendidikan anak hingga memperhatikan dengan siapa ia bergaul. Namun, teruntuk Ayah dan Mama muda, terdapat solusi yang lebih praktis dan tidak ribet untuk bangun kemandirian anak. Sebagai orang tua kita dapat membangun kemandirian anak dari cara kita menata kamarnya.

Iya, menata kamar adalah solusi paling mudah serta praktis yang bisa Ayah dan Mama bisa terapkan terlebih dahulu. Mungkin, Ayah dan Mama akan bertanya-tanya tentang apa sih hubungannya menata kamar dengan membangun kemandirian anak ?.

Hubungan Menata Kamar Dengan Cara Membangunkan Kemandirian Anak

Ahli Psikologi Anak & Keluarga, Ratih Zulhaqqi, mengatakan bahwa dengan penataan kamar yang baik, maka orang tua dapat membangun 2 kemandirian pada Si Kecil.

2 Kemandirian tersebut adalah kemandirian fisik dan kemandirian emosional.

Kemandirian fisik adalah kemandirian yang melibatkan segala kegiatan fisik. Seperti budaya beres-beres kamar setelah bangun tidur, budaya membereskan mainan setelah selesai bermain, tidak boleh makan di tempat tidur dan lain-lain. Kemandirian fisik yang baik akan membangunkan kebiasaan yang baik pula untuknya. Kemandirian yang kedua, adalah kemandirian emosional.

Ini adalah jenis kemandirian yang melibatkan sifat-sifat dalam diri anak. Contoh dari kemandirian ini adalah anak yang mulai menyadari pentingnya bangun pagi. Bagi kita yang muslim, kita dapat membangunkan kemandirian emosional ini dengan membiasakan anak untuk sholat subuh.

Baik kemandirian fisik dan emosional, keduanya sama-sama penting untuk tumbuh kembang Si Kecil.

6 Cara dan Tips Menata Kamar Untuk Bangun Kemandirian Anak

Ada banyak cara maupun konsep yang bisa kita terapkan dalam menata kamar Si Kecil. Salah satu konsep yang bisa kita terapkan sebagai orang tua adalah konsep dari Maria Montessori. Pelopor pendidikan untuk mendorong kreativitas dan kemandiriaan.

Kita harus memberikan anak lingkungan yang dapat dia manfaatkan sendiri, wastafel sendiri, lemari dengan laci yang bisa dia buka, benda-benda yang bisa dia gunakan untuk bermain, tempat tidur kecil. Maka kita akan melihatnya bekerja sepanjang hari dengan tangannya”, ujar Maria di Orami

1. Cara Pertama, Perhatikan Pencahayaan dan Ventilasi Yang Baik

Cara Pertama, Perhatikan Pencahayaan dan Ventilasi Yang Baik
Source : Unsplash @mael_balland

Cara yang pertama, berkaitan dengan penataan kamar Si Kecil adalah dengan memulainya dari pencahayaan dan ventilasi yang baik. Matahari pagi yang datang melalui jendela kamar, akan menjadi alarm alami baginya untuk beranjak dari tempat tidur.

Selain menggunakan pencahayaan alami, kita sebagai orang tua juga dapat menambahkan beberapa lampu hias atau lampu baca. Jangan lupakan pula ventilasi yang cukup, agar Si Kecil tidak merasa gerah di dalam ruangan.

2. Gunakan kasur di lantai

Gunakan Kasur di Lantai
Source : Reshot @parusiha

Cara kedua adalah dengan menggunakan kasur di lantai tanpa dipan atau sejajar dengan lantai. Ini adalah ciri khas dari konsep Montessori. Alasan keamanan dan si kecil yang dapat bergerak bebas bisa mengaktifkan kemandirian emosional dalam dirinya untuk selalu aktif. Rasa malas dalam dirinya, secara perlahan akan memudar.

3. Lengkapi Kamarnya Dengan Cermin Dan Rak Baju

Lengkapi Kamarnya Dengan Cermin Dan Rak Baju
Source : Reshot @anna.yanish

Cara ketiga adalah dengan meletakan cermin di kamar anak, akan memudahkannya untuk merasa percaya diri. Sebagaimana yang kita tau, cermin sering kita gunakan sebagai media untuk berlatih sebelum melakukan presentasi. Pada anak, kita bisa mengajarkan mereka untuk berlatih memperkenalkan diri kepada orang dewasa.

Selain cermin, kita cuma bisa meletakkan rak baju sederhana di dalam kamarnya. Kita bisa membangunkan kemandirian fisik berupa budaya merapikan baju dan juga kemandirian emosionalnya berupa pentingnya kerapian.

4. Pilih Warna Yang Menenangkan

Pilih Warna Yang Menenangkan
Source : Reshot @mardadi_lilu

Sudah banyak penelitian yang mengungkapkan bagaimana warna dapat mempengaruhi kondisi mental seseorang. Seperti warna hijau yang identik dengan ketenangan dan warna pink yang girly.

Sebagai orang tua, kita memilih warna-warna yang kalem yang dapat menginspirasi si kecil. Selain memilihnya secara langsung, kita juga dapat bertanya tentang warna yang anak sukai.

5. Letakkan Mainan Yang Mengandung Edukasi

Letakkan Mainan Yang Mengandung Edukasi
Source : Reshot @masterone

Mainan adalah obyek yang paling Si Kecil sukai. Sebisa mungkin untuk memilih mainan yang dapat merangsang rasa penasaran anak untuk belajar lebih dalam. Pesan penting teruntuk Ayah, agar jangan selalu sering membeli anak mainan, karena biasanya anak akan cepat bosan, dan si kecil cenderung mengabaikan mainan baru tersebut.

6. Letakkan Furniture Anak Secukupnya

Cara keenam, Letakkan Furniture Anak Secukupnya
Source : Unsplash @kellysikkema

Konsep Montessori adalah konsep yang menitik beratkan pada visualisasi kamar yang luas. Oleh sebab itu, pilihlah furniture-furniture anak secukupnya. Letakkan funiture tersebut pada area-area yang mendukung proses belajar anak. Seperti meja belajar yang dapat menangkap sinar matahari.

Itulah tips sederhana untuk membangun kemandirian anak dimulai penataan kamar. Tips ini, bisa kamu gunakan sebagai pasangan muda sebagai solusi mudah untuk membangun kemandirian anak. 

Apabila Ayah dan Mama masih bingung dengan tips di atas, maka Ayah dan Mama bisa konsultasi gratis bersama kami, Mulia Arsitek untuk dapatkan interior yang cocok buat si Kecil.

Kami Mulia Arsitek, adalah mitra terbaik dalam menyelesaikan kebutuhan properti Ayah dan Ibu, termasuk si Kecil,  terkhusus untuk daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. 

Untuk informasi selengkapnya, sahabat bisa mengunjungi website kami, yaitu di www.muliaarsitek.com, serta Instagram dan Facebook, Mulia Arsitek. Atau dengan  menghubungi admin kami, di 0811-264-8986.

     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar Terbaru

    Artikel Lainnya:

    Open chat