8 Ciri Desain ruangan yang Islami

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Share on google

Desain ruang Islam adalah bentuk seni yang memperhitungkan prinsip – prinsip agama dan ritual Islam ketika menciptakan ruang yang nyaman, inspiratif, dan mencerminkan iman. Dengan menggabungkan unsur – unsur seperti ruang shalat, pola Islam tradisional, dan dekorasi bermakna lainnya, ruang Islam dapat dirancang untuk menjadi baik estetis dan bermakna spiritual. Saat mendesain ruangan Islami, pertimbangkan elemen – elemen seperti ukuran ruangan, pencahayaan, dan perabotan untuk menciptakan ruang yang kondusif untuk doa dan refleksi. Dengan mempertimbangkan faktor – faktor ini, Anda dapat menciptakan ruang yang tidak hanya indah tetapi juga bermakna bagi iman Anda. Dalam hal ini, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam desain ruangan yang Islami, diantaranya:

  1. Arah kiblat: Saat merancang ruangan sholat, arah kiblat (arah yang menghadap ke Masjidil Haram di Mekkah) harus dipertimbangkan. Ruangan sholat harus terletak pada bagian depan rumah atau di lantai atas untuk menghindari gangguan yang datang dari luar.
  2. Penggunaan warna: Warna-warna yang sesuai dengan ajaran Islam adalah warna-warna yang sederhana dan tidak mencolok, seperti warna putih, abu-abu, dan hijau. Warna-warna terang atau mencolok sebaiknya dihindari karena dapat menimbulkan kegodaan atau fitnah.
  3. Penggunaan hiasan: Hiasan rumah harus sederhana dan tidak menggambarkan gambar-gambar yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Gambar-gambar binatang atau manusia sebaiknya dihindari karena dapat menimbulkan kegodaan atau fitnah.
  4. Penataan ruangan: Ruangan harus dirancang sedemikian rupa sehingga terlihat rapi dan nyaman. Penataan perabotan juga harus diperhatikan agar tidak mengganggu kegiatan sholat atau ibadah lainnya.

Dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut, desain ruangan yang Islami akan sesuai dengan prinsip-prinsip dan ajaran Islam, serta memenuhi kebutuhan penghuni secara keseluruhan. Desain ruangan yang Islami tidak hanya menciptakan suasana yang nyaman, tetapi juga membantu penghuni untuk menjalankan ajaran Islam dengan baik dan benar.

Warna terbaik untuk Desain Ruangan yang Islami

Warna-warna yang sesuai dengan ajaran Islam adalah warna-warna yang sederhana dan tidak mencolok, seperti warna putih, abu-abu, dan hijau. Warna-warna terang atau mencolok sebaiknya dihindari karena dapat menimbulkan kegodaan atau fitnah.

Warna putih menggambarkan kemurnian dan kebersihan, serta dianggap sebagai warna yang paling sesuai dengan ajaran Islam. Abu-abu merupakan warna yang sederhana dan tidak mencolok, sehingga cocok untuk digunakan dalam desain ruangan yang Islami. Warna hijau juga merupakan warna yang sesuai dengan ajaran Islam karena menggambarkan kehidupan dan keberlanjutan.

Selain warna-warna tersebut, beberapa warna lain yang dianggap sesuai dengan ajaran Islam adalah warna krem, kuning, dan coklat tua. Warna-warna tersebut dianggap sederhana dan tidak mencolok, sehingga cocok untuk digunakan dalam desain ruangan yang Islami.

Namun, tidak semua warna sesuai dengan ajaran Islam. Warna-warna terang atau mencolok sebaiknya dihindari karena dapat menimbulkan kegodaan atau fitnah. Warna-warna seperti merah, oranye, atau ungu sebaiknya dihindari dalam desain ruangan yang Islami.

Ornamen Desain Ruangan yang Islami

Ornamen ruangan yang Islami merupakan hiasan yang sesuai dengan prinsip-prinsip dan ajaran Islam saat merancang ruangan. Dalam hal ini, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam memilih ornamen ruangan yang Islami, diantaranya:

  1. Tidak menggambarkan gambar-gambar yang tidak sesuai dengan ajaran Islam: Ornamen ruangan yang Islami sebaiknya tidak menggambarkan gambar-gambar binatang atau manusia karena dapat menimbulkan kegodaan atau fitnah.
  2. Sederhana dan tidak mencolok: Ornamen ruangan yang Islami sebaiknya sederhana dan tidak mencolok, sehingga tidak mengalihkan perhatian dari aktivitas sholat atau ibadah lainnya.
  3. Menggunakan warna-warna yang sesuai dengan ajaran Islam: Warna-warna yang sesuai dengan ajaran Islam adalah warna-warna yang sederhana dan tidak mencolok, seperti warna putih, abu-abu, dan hijau. Ornamen ruangan yang Islami sebaiknya menggunakan warna-warna tersebut.
  4. Tidak berlebihan: Ornamen ruangan yang Islami sebaiknya tidak berlebihan, karena dapat mengalihkan perhatian dari aktivitas sholat atau ibadah lainnya.

Dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut, ornamen ruangan yang Islami akan sesuai dengan prinsip-prinsip dan ajaran Islam, serta tidak mengganggu kegiatan sholat atau ibadah Anda. Anda memimpikan memiliki rumah atau bangunan dengan gaya arsitektur kota Islam? Konsultasikan kebutuhan dan keinginan Anda tentang desain rumah yang islami dengan tim kami di Mulia Arsitek, untuk mendapatkan desain interior dan eksterior yang Islami. Hubungi Admin kami di WA kami yah, wa.me/628112648986

     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar Terbaru

    Artikel Lainnya:

    5 Elemen Penting Gaya Victoria

    Bagi Anda yang anti-dekorasi modern dan mendambakan ruang yang romantis dan nyaman ala Eropa, maka gaya Victoria sangat cocok untuk mengembalikan rumah Anda ke era

    Read More »

    Di Balik Gaya: Dekorasi Maroko

    Gaya bohemian adalah pilihan ideal bagi orang yang ingin merangkul gaya dan tema dari banyak budaya dan disiplin ilmu. Dalam hal desain interior bohemian, tidak

    Read More »

    Mihrab

    Ciri khas arsitektur masjid adalah mihrab. Mihrab adalah ceruk yang menjorok ke tempat imam memimpin sholat. Arah mihrab juga biasanya menunjukkan arah menuju kiblat. Mihrab

    Read More »

    Split Level

    Rumah split level adalah rumah dengan ketinggian lantai yang berbeda di sebagian besar ruangan. Secara umum, ketinggian “split” adalah setengah dari tinggi normal lantai. Sebuah

    Read More »
    WARNA MAMBA 01

    Warna Mamba Sang Mistik Penuh Emosi

    Pernahkah Anda mendengar istilah “cewek mamba”? Cewek mamba sendiri mengacu pada gaya berbusana yang identik dengan nuansa hitam. Jadi mengapa bisa dipanggil cewek mamba? Kata

    Read More »
    Open chat