Feng Shui dalam Arsitektur Islam, Temukan 5 Faktanya

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Share on google

Feng Shui dalam Arsitektur Islam. Feng Shui adalah sebuah sistem filosofis yang bersumber kebudayaan Cina-Tiongkok. Mengajarkan tentang cara mengatur dan mengelola energi alam dalam sebuah ruangan atau bangunan. Tujuannya agar dapat memberikan keharmonisan serta kesejahteraan bagi bagi para penghuninya. Feng Shui secara prinsip berdasarkan pada pemahaman tentang bagaimana energi alam (qi) dapat memberikan pengarah pada keberuntungan, kesehatan, dan kebahagiaan seseorang. Akhir dari artikel ini nanti, kami harapkan Anda paham dengan konsep feng shui dalam arsitektur islam.

Pada prakteknya tradisi Feng Shui, mengajarkan bawah dengan memahami dan mengelola energi qi dengan tepat. Seseorang dapat menciptakan atmosfir yang sejahtera dan membantu meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Feng Shui sangat memperhatikan berbagai faktor seperti arah, bentuk, warna, dan material yang seseorang gunakan dalam mendesain sebuah ruangan atau bangunan. Selain itu, Feng Shui juga memperhatikan posisi geografis sebuah tempat, termasuk arah mata angin dan topografi. Fengshui mengamalkan teknik seperti bagua (peta energi) dan pa kua (delapan bagua), seseorang dapat mengelola energi qi dengan lebih efektif dan menciptakan lingkungan yang sejahtera.

Feng Shui Dalam Arsitektu Rumah Islami

Feng shui meyakini bahwa rumah adalah kebutuhan bagi setiap manusia, mereka ingin hidup dengan aman, tenang serta bahagia. Dalam feng shui, semua tidak hanya selesai dengan memiliki tempat hunia secara fisik sebagai tempat berlindung, berteduh. Melainkan, rumah adalah tempat ternyaman untuk merasa nyaman, bahagia, juga tentuknya untuk istirahat menuju keluarga sakinah.

Feng shui dalam arsitektur islam seharusnya mengajarkan dan memberikan rambu dan petunjuk untuk menjaga keharmonisan antara alam dengan rumah serta manusia. Nah, feng shui sejatinya adalah ilmu praktis, feng shui hanyalah dapat Anda rasakan apabila telah Anda praktekkan dan amalkan. Perlu Anda ketehui, feng shui lahir dari proses cipta, rasa dan karsa para leluhur China. Mereka belajar dari pengalaman mereka, merasa tidak nyamanan dengan situasi dan kondisi hunia mereka. Sehingga, mereka merumuskan kesimpulan untuk dijadikan patokan di masa mendatang. Tentu, mereka dan anak cucunya tidak mengulangi kesalahan yang sama. Feng Shui lahir dari pengalaman dan praktek, kejadian berulang yang melahirkan analisa, hipotesa dan kesimpulan. Bagi pelaku dan pengamal feng shui, ini semua jauh dari mistik dan takhayul.

Feng Shui Dalam Arsitektur Islami, Sebuah Tinjauan Hukum

Dalam agama islam. Jika ditinjau dengan pendekatan’urf, dari sisi tradisi. Feng shui termasuk ‘urf fasid apabila dilakukan oleh orang yang ‘awam. Orang yang semata hanya berangkat dari kepercayaan tanpa landasan teori yang mumpuin. Khawatirnya akan membawa pada berpindahnya keyakinan (agama). Ini termasuk sebagai ‘urf fasid, penyebablah adalah teori dan praktek feng shui pada kenyataannya ada beberapa hal yang sangat tidak logis. Alih-alih mendapatkan konsep keselarasan dengan alam, justu bisa jadi Anda justru terjerumus kepercayaan Taoisme. Padahal negara Indonesia mempunyai kebudayaan dan tradisi peninggalan nenek moyang yang telah sesuaikan atau selasaras dengan ajaran Agama Islam.

Ilmu feng shui bertujuan untuk menselarakan diri manusia dengan alam. Nah, menurut agama Islam, manusia agar tidak merusak alam. Hal ini telah sempurna, sebagaimana dalil-dalil syara’. Maka, feng shui dapatlah masuk kategori sebagai bid’ah khasanah yang termasuk dalam kelompok bid’ah mubahah. Yaitu pekerjaan yang tidak dapat ada kekuatan dalil (nash). Jika dalam teori dan praktek feng shui tidak terdapat dalam dali-dalil syara’ serta tidak dapat masuk logika. Maka mengamalkan feng shui adalah bid’ah sayyiah. Jadi feng shui bisa saja mendatangkan kejelekan bagi pengamalmnya. Jika ada keraguan tentangnya, lebih baik Anda tinggalkan seperti halnya apa yang ajaran Rasulullah SAW yang semuanya bersumber dari al-Qur’an dan as-Sunnah.

Moderat Menilai Feng Shui

Jadi adakah konsep feng shui dalam arsitektur islam? Keberadaan ilmu feng shui jangan terlalu diterima secara menta dan utuh, karena islam mempunyai ajaran-ajaran tersendiri dalam membentuk kebahagiaan di dalam keluarga. Yakni, ketika semua anggota keluarga terus gunakan rumahnya untuk beribadah. Dengan rajin sholat, mengaji dan berdzikir, maka rumah tersebut akan terasa “dingin” (nyaman, tentram dan damai).

Meskipun demikian. Feng Shui tidak juga sepenuhnya bertentangan dengan ajaran agama islam. Karena, dalam  praktek dan logikanya beberapa hal ada yang sesuai dengan disiplin medis, ilmu arsitektur dan ilmu psikologi serta ilmu alam. Tetapi, sebaiknya seorang muslim tidak boleh secara mentah-mentah mengunakan ajaran tersebut. Karena, sesungguhnya ada disiplin ilmu lain yang sudah teruji tentang itu. Ilmu  untuk membangun dan menata interior rumah yaitu, ilmu itu adlaah ilmu arsitekturtur itu sendiri. Ini secara empiris dan akademis terbukti dalam prakteknya juga menggunakan pendekatan ilmu kesehatan, ilmu psikologi, matematika, kimia, fisika, ilmu alam dan psikologi. Mari kita lanjutkan diskusi kita tentang feng shui dalam arsitektur islam, dalam artikel ini.

Saran untuk Pengamal Feng Shui

Agar tidak salah memahami konsep Feng Shui dalam Arsitektur Islam. Saran penulis untuk para konsultan feng shui sebaiknya mempunyai dasar ilmu arsitektur, ilmu kesehatan dan ilmu psikologi. Dengan demikian ketika memberikan “fatwa” tidak kebablasan. Tentu akan lebih bagus lagi jika sang konsultan juga paham hukum-hukum agama yang anutan kliennya.

Bagi kamu muslim dan muslimat yang ingin melakukan atau mengamalkan feng shui. Pastikan itu semua berdasar pada ilmu pengetahuan. Khawatirnya, jika seorang muslim / muslimat tidak memiliki dan mengerti ilmu pengetahuan itu. Maka, ia akan terjerumus pada sebuah aliran kepercayaan dan keyakinan yang hanya amalannya menjadi bagian dari bid’ah sayyiah.

Seorang muslim muslimat, yang menggunakan ilmu feng shui, bisa saja ia terkategorikan sebagai ‘urf fasid. Karena, dalam  teori dan praktek feng shui ada hal yang tidak logis. Ada tuntutan untuk mampu memilah dan memilih secara tepat, cermat dan hati-hati. Seperti halnya meletakkan pigura gambar naga, cermin, meletakkan ikan ke dalam aquarium dengan jumal tertentu. Pengaruh serta aura beberapa interior rumah juga banyak yakini dapat memperlancar dan hambat rizki. Tentu ini semua bertentangan dengan ajaran agama islam.

Dalam islam, rizki sepenuhnya adalah kuasa Allah SWT. Kita hanya bisa ikhtiar maksimal, setelah menjalankan kewajiban sebagai ummat-Nya. Satu-satunya “ritual” yang ada ajarannya dalam islam terkait menjemput rizki, adalah membuka jendela dan pintu di subuh dini hari, itu saja. Demikialah seharusnya konsep feng shui dalam arsitektur islam.

Jangan Amalkan Mentah-Mentah

Lalu, seperti apa feng shui dalam arsitektur islam? Kesimpulannya adalah,  meskipun Feng Shui bukan merupakan bagian dari agama Islam, tetapi juga serta merta kita harus menolak atau menentang penggunaan Ilmu Feng Shui dalam kehidupan seorang Muslim. Sejauh mana seseorang Muslim mempercayai dan menerapkan Feng Shui dalam hidupnya merupakan pilihan pribadi. Tentunya,  harus sesuai dengan keyakinan dan ajaran agama yang anutannya. Berikut penulis sajikan beberapa hal yang perlu mendapat perhatian :

  1. Pastikan bahwa prinsip-prinsip Feng Shui tersebut tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam.
  2. Jangan mempercayai prinsip-prinsip Feng Shui yang tidak dapat terbuktikan secara ilmiah atau yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip dasar agama Islam.
  3. Janganlah mempercayai prinsip-prinsip Feng Shui yang dapat menyebabkan rasa takut atau ketakutan.
  4. Hindari menggunakan benda-benda atau simbol-simbol yang dianggap suci dalam agama Islam sebagai bagian dari praktik Feng Shui.
  5. Perlu Anda ingat bahwa keberuntungan dan kesuksesan seseorang tidak hanya bergantung pada Feng Shui. Tetapi, juga tergantung pada usaha dan doa yang  seseorang.

Konsultasi Feng Shui dalam Arsitektur Islami

Nah, daripada Anda bingung dan salah dalam membangun dan menata rumah Anda. Jauh lebih baik jika Anda konsultasikan kebutuhan Anda pada Mulia Arsitek. Konsultan arsitek yang mengendapankan nilai-nilai islami dalam praktek arsitekturnya. Konsultasikanlah masalah Feng Shui dalam Arsitektur Islam bersama dengan Mulia Arsistek. Konsultasikan kebutuhan dan keinginan Anda tentang desain rumah yang islami dengan tim kami di Mulia Arsitek, untuk mendapatkan desain interior dan eksterior yang Islami. Hubungi Admin kami di WA kami yah, wa.me/628112648986

     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar Terbaru

    Artikel Lainnya:

    5 Elemen Penting Gaya Victoria

    Bagi Anda yang anti-dekorasi modern dan mendambakan ruang yang romantis dan nyaman ala Eropa, maka gaya Victoria sangat cocok untuk mengembalikan rumah Anda ke era

    Read More »

    Di Balik Gaya: Dekorasi Maroko

    Gaya bohemian adalah pilihan ideal bagi orang yang ingin merangkul gaya dan tema dari banyak budaya dan disiplin ilmu. Dalam hal desain interior bohemian, tidak

    Read More »

    Mihrab

    Ciri khas arsitektur masjid adalah mihrab. Mihrab adalah ceruk yang menjorok ke tempat imam memimpin sholat. Arah mihrab juga biasanya menunjukkan arah menuju kiblat. Mihrab

    Read More »

    Split Level

    Rumah split level adalah rumah dengan ketinggian lantai yang berbeda di sebagian besar ruangan. Secara umum, ketinggian “split” adalah setengah dari tinggi normal lantai. Sebuah

    Read More »
    WARNA MAMBA 01

    Warna Mamba Sang Mistik Penuh Emosi

    Pernahkah Anda mendengar istilah “cewek mamba”? Cewek mamba sendiri mengacu pada gaya berbusana yang identik dengan nuansa hitam. Jadi mengapa bisa dipanggil cewek mamba? Kata

    Read More »
    Open chat