fbpx

Inspirasi Cerdas Rumah Split Level Perluas Ruangan

Rumah split level adalah rumah dengan ketinggian lantai yang berbeda di sebagian besar ruangan. Secara umum, ketinggian “split” adalah setengah dari tinggi normal lantai. Sebuah tangga kecil dengan banyak anak tangga menghubungkan lantai. Umumnya dalam satu rumah terdapat tiga sampai empat tingkat, namun jumlah tingkatannya bisa berbeda untuk setiap jenis tingkat pembagian.

Rumah split level merupakan variasi dari gaya ranch-style, dimana rumah split level mampu memanfaatkan ruang dengan lebih baik. Gaya rumah yang dikembangkan oleh Frank Lyold Wright ini diperkenalkan pada awal abad 20. Sang desainer percaya rumah seperti ini adalah pilihan desain rumah yang terjangkau untuk rata-rata orang Amerika. Popularitasnya mulai meningkat pada tahun 50-an dan 60-an setelah Perang Dunia II. Dan dalam beberapa tahun terakhir, gaya desain ini mulai kembali populer dan diminati oleh banyak orang.

Kelebihan dan Kekurangan Split Level

Desain rumah split level memiliki berbagai kelebihan dan kekurangan yang perlu diperhatikan. Keuntungan dari gaya desain split-level adalah:

  • Cocok untuk rumah yang dibangun di atas tanah dengan kontur dan kemiringan yang tidak beraturan. Dengan penggunaan desain seperti ini, pemilik rumah tidak perlu repot untuk menimbun dan meratakan permukaan tanah.
  • Cocok dipadukan dengan konsep open space. Dalam konsep open space, pemisahan antara satu ruangan dengan ruangan lainnya dilakukan dengan menggunakan pembatas visual, baik berupa warna plafon yang berbeda, jenis lantai, maupun menggunakan pembatas fisik berupa furnitur. Dalam desain split-level, perbedaan ketinggian merupakan pembeda yang jelas antara setiap ruangan. Hasilnya adalah ruangan yang terasa lebih luas dan terbuka.
  • Memberikan ruang ekstra yang dibutuhkan pemilik rumah. Menerapkan desain split-level yang terencana dengan baik akan memberikan ruang ekstra yang dapat digunakan untuk tujuan apa pun. Mulai dari tempat penyimpanan sederhana, ruang kerja atau ruang lainnya.

Namun, kelemahan dari desain ini adalah:

  • Perencanaan yang buruk akan membuat rumah bertingkat terasa sempit dan memiliki langit-langit yang terlalu rendah. Ini adalah salah satu faktor di balik penurunan popularitas rumah jenis ini.
  • Membatasi mobilitas anggota keluarga seperti lansia. Banyaknya anak tangga yang harus dinaiki dari satu ruangan ke ruangan lainnya menjadi kendala yang nyata bagi anggota keluarga dengan keterbatasan mobilitas tertentu.

Pemisahan Ruang Split Level

Saat mendesain rumah dengan gaya ini, beberapa jenis pemisahan zona/ruangan dapat diterapkan, misalnya:

1. Split level standar

Tipe ini biasanya memiliki dua lantai atau lebih, yaitu kamar mandi dan kamar tidur berada di lantai atas. Sedangkan area umum seperti ruang tamu, dapur, ruang makan ditata di lantai utama.

2. Split-entry

Tipe ini memiliki pintu masuk kecil dengan banyak anak tangga yang akan membawa Anda ke ruang tamu dan kamar tidur di lantai atas. Ini memiliki beberapa langkah yang membawa Anda ke ruang cuci, garasi, dan ruangan lain di lantai bawah.

Manfaatkan berbagai variasi dan kreasi rumah split level dengan ciri khas dan daya tarik tersendiri sebagai referensi untuk mewujudkan rumah idaman Anda.

Konsultasi Arsitektur Rumah di Mulia Arsitek

Konsultasikan kebutuhan dan keinginan Anda tentang desain bangunan dengan tim kami di Mulia Arsitek untuk mendapatkan desain interior dan eksterior terbaik. Hubungi Admin di WA kami, wa.me/628112648986

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya: