fbpx

Jogja Office
Jl. Bendo No.17, Wedomartani, Ngemplak, Sleman - D.I. Yogyakarta

Bogor Office
Jl. Pasir Mulya 3 No.L.12, RT.02/RW.07, Pasirmulya, Kec. Bogor Bar., Kota Bogor, Jawa Barat

Jam Kerja
Senin - Sabtu: 8AM - 4PM
Minggu & Hari Libur Nasional (Libur)

Gengsi Punya Dapur Bersih dan Dapur Kotor

Umumnya setiap rumah mempunyai satu dapur yang digunakan untuk segala kegiatan memasak. Namun, keadaannya berbeda sekarang. Dewasa ini, terdapat dua jenis dapur dalam sebuah rumah, yaitu dapur kotor dan dapur bersih. Apa sih perbedaan keduanya? Dan apakah Anda perlu dua dapur tersebut di rumah Anda? Yuk, ketahui lebih lengkapnya!

Dapur bersih dan dapur kotor, kebutuhan atau gengsi?

Saat ini, dapur hitam penuh jelaga dan lantai lengket semakin sulit ditemukan di rumah-rumah keluarga kelas menengah di kota-kota besar. Yang tampak adalah dapur bersih (pantry) yang dilengkapi dengan perkakas dapur modern dan ditata cantik. Bila dapur kotor (dapur basah) digunakan untuk memasak, maka pantry justru lebih banyak digunakan untuk menghangatkan makanan sebelum disajikan. Atau digunakan untuk memasak sesuatu yang praktis, yang kalaupun menggunakan bumbu-bumbu, semuanya sudah setengah jadi. Dua dapur untuk memisahkan fungsi memasak dirasa akan membuat rumah lebih bersih dan aktivitas menjadi lebih rapi dan terorganisir.

Meskipun banyak orang mengatakan menyukai dapurnya, tetapi ukuran dapur bersih dan dapur kotor yang relatif kecil dibandingkan ruangan lainnya menandakan bahwa mereka tidak memprioritaskan dapurnya. Jadi, jika Anda bukan orang yang sering berkutat di dapur dan bukan orang yang ingin memamerkan dapur sebagai focal point rumah, maka Anda tidak perlu memiliki dua dapur.

Dapur bersih sekadar meniru budaya Barat?

Inovasi dari lahirnya dapur bersih (pantry) sebenarnya merupakan usaha masyarakat Indonesia untuk menyerap budaya Barat. Namun sebenarnya, yang terjadi di Barat adalah karena si empunya rumah suka memasak dan sering mengundang sejumlah teman untuk menikmati makanan di dapur. Tak heran jika letak ruang makan berada di dekat dapur bersih. Sehingga pemilik rumah bisa memasak sambil berbincang dengan para tamu dalam suasana akrab.

Perbedaan Dapur Bersih dan Dapur Kotor   

Perbedaan mencolok antara dapur bersih dan dapur kotor adalah :

Lokasi di dalam rumah

Kedua dapur ini terletak di bagian rumah yang berbeda. Umumnya, dapur kotor tersembunyi dan terletak di bagian belakang. Dengan demikian, anggota keluarga dan tamu tidak terganggu dengan proses memasak di area ini. Karena banyaknya kegiatan memasak, dapur ini pun kerap terlihat berantakan.  Berbeda dengan dapur bersih yang justru dijadikan sebagai focal point estetika rumah. Dapur ini biasanya terletak di sebelah ruang makan atau ruang keluarga. Hal ini memudahkan anggota keluarga dalam melakukan aktivitas seperti mengambil camilan, menyajikan minuman untuk tamu, dll.

Fungsi dapur

Dapur kotor merupakan salah satu area untuk kegiatan memasak yang cukup berat, terutama makanan sehari-hari. Oleh karena itu, dapur kotor didesain lebih fungsional. Dapur tersebut harus memenuhi kriteria standar dapur yang baik. Hal ini dapat dilihat pada area penyimpanan, pencucian makanan, area memasak atau oven, dan area penyajian. Sedangkan dapur bersih lebih mengutamakan aspek estetika dan digunakan untuk kegiatan ringan. Misalnya membuat jus, memanaskan makanan atau memotong buah. Di dapur bersih yang hanya digunakan untuk kegiatan ringan, biasanya dapat didesain lebih kecil. Namun aspek estetika  dapur ini harus diutamakan, karena letaknya berada di tengah rumah dan bisa dilihat langsung oleh tamu.

Perkakas dapur

Peralatan yang wajib ada di dapur kotor adalah panci, wajan, kompor, sink (bak cuci piring), pisau, talenan, sutil ulekan, blender, mixer, dan perlengkapan esensial lainnya. Selain itu, hal penting untuk sirkulasi asap, seperti cooker hood (penghisap asap) atau ventilasi udara, seperti jendela, harus tersedia. Storage untuk menyimpan bahan makanan dan bumbu dapur juga harus tersedia, seperti kulkas dan kabinet atau rak. Sedangkan dapur bersih biasanya dilengkapi microwave, kulkas untuk menyimpan minuman, dan peralatan dasar untuk makan dan minum.

Desain dapur

Desain dapur harus disesuaikan dengan fungsinya. Dapur kotor harus dirancang dengan sirkulasi yang baik, sehingga memudahkan proses memasak. Selain itu, penggunaan material lantai yang anti slip, penggunaan material yang tahan api dan jumlah ruang penyimpanan (storage) yang akan digunakan menjadi hal yang penting untuk direncanakan. Sedangkan dapur bersih bisa didesain sesuai tema ruang yang ada.

Pertimbangkan hal-hal berikut saat merenovasi dapur Anda   

Jika Anda berencana untuk mengupgrade atau merenovasi dapur yang sudah ada, perhatikan beberapa tips  di bawah ini.

Tentukan areanya

Untuk merenovasi dapur, Anda perlu mengetahui area mana yang akan diperbaiki. Buatlah daftar dari yang terpenting terlebih dahulu. Jika tidak demikian, renovasi tidak akan tepat sasaran.

Ketahui ruang yang tersedia

Jika Anda ingin menambahkan dapur, ketahuilah area kosong yang potensial digunakan untuk dapur baru. Anda bisa menyewa jasa desainer interior berpengalaman untuk mempermudah renovasi. Dengan jasa desainer, Anda dapat memaksimalkan fungsionalitas ruangan. Secara umum, Anda bisa memberi lebih banyak ruang untuk dapur kotor dibandingkan dapur bersih. Karena dapur kotor membutuhkan banyak peralatan dan ruang penyimpanan.

Menentukan konsep

Baik dapur bersih maupun dapur kotor, konsep interiornya harus diperhatikan. Memang untuk dapur bersih, estetika lebih penting. Namun, konsep desain interior mampu menunjang suasana (ambience) di dapur bersih maupun dapur kotor. Konsep desain interior dapur kini telah banyak berkembang. Contohnya adalah gaya interior modern, klasik dan minimalis. Anda dapat berkonsultasi dengan desainer interior pilihan Anda mengenai gaya dan konsep menyesuaikan budget.

Perkiraan biaya

Merenovasi atau memperbaiki dapur juga memerlukan persiapan finansial yang matang. Biaya ini tercermin dalam ukuran dapur, peralatan yang diperlukan, material, dan lainnya. Anda bisa merogoh kocek sekitar Rp 3 juta per meter hanya untuk kabinet dapur. Beberapa hal lain yang perlu diperhatikan adalah material yang digunakan. Misalnya, harga marmer sekitar Rp 2 juta per meter. Kemudian pertimbangkan biaya peralatan lainnya seperti kompor, kursi dan meja makan, kulkas, cooker hood, dan lainnya. Selain perkiraan biaya peralatan dan material, Anda juga harus memiliki dana untuk jasa tukang dan desainer. Oleh karena itu, dana Rp 150–200 juta merupakan jumlah nominal yang aman, apalagi jika Anda menginginkan dapur mewah.

Konsultasi Arsitektur Rumah di Mulia Arsitek

Konsultasikan kebutuhan dan keinginan Anda tentang desain bangunan dengan tim kami di Mulia Arsitek untuk mendapatkan desain interior dan eksterior terbaik. Hubungi Admin di WA kami, wa.me/628112648986

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya:

Open chat
Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh, Admin Mulia Arsitek!
Saya Ingin konsultasi terkait Desain / Renovasi / Bangun baru Terima kasih