Real Estate vs. Properti: Apa Perbedaannya? 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Share on google

Sebagai salah satu kebutuhan primer masyarakat, properti merupakan produk investasi yang cukup menjanjikan, khususnya jenis properti real estate seperti rumah, tanah dan bangunan lainnya. Nilai aset yang terus meningkat, fluktuasi harga yang jarang terjadi, ditambah risiko yang relatif rendah menjadikan properti salah satu produk investasi yang diidam-idamkan masyarakat.

Nah, dalam dunia bisnis properti, istilah real estate sering kali diartikan sebagai real property. Padahal kedua istilah tersebut mempunyai arti yang berbeda. Yuk, ketahui lebih lengkapnya!

Real Estate vs. Properti: Apa Perbedaannya? 

Jika kita memadukan pengertiannya, kita akan menemukan perbedaan kunci diantara keduanya. Real estate berfokus pada aspek fisik seperti bangunan atau tanah. Berbeda dengan real estate, properti melibatkan fisik bangunan atau tanah beserta kepemilikan atas keduanya.

Real estate bisa dianggap sebagai bagian kecil dari properti. Real estate bisa dianggap sebagai properti, tetapi properti tidak bisa dianggap sebagai real estate. Ini adalah perbedaan sederhana antara kedua istilah ini.

Memahami Real Estate

Definisi real estate tidak sesederhana yang Anda bayangkan. Secara umum, real estate adalah tanah dan sesuatu yang melekat padanya secara permanen, seperti gudang, gedung, dan apartemen.

Namun, bila menengok ke belakang, real estate juga bisa diambil dari perspektif bahasa Spanyol. Dimana ‘real’ memiliki muasal dari kata ‘royal’ atau ‘kerajaan’, dan ‘estate’ dari kata ‘tanah’. Sehingga, jika diartikan, real estate adalah tanah ataupun kawasan yang dimiliki oleh kerajaan.

Seiring berkembangnya zaman, real estate juga bisa dimiliki oleh rakyat biasa. Namun, pengertian real estate tidak sekaku itu. Di Amerika Serikat (USA), real estate dianggap sebagai sumber daya alam (natural resources) berupa tanah yang diwariskan kepada generasi mendatang.

Berdasarkan banyak sudut pandang terhadap istilah tersebut, real estate di era modern ini akhirnya dapat dimaknai menjadi tiga kategori, yaitu:

  • Perumahan (Residential)
  • Industri (Industrial)
  • Komersial (Commercial)

Konsultasi Arsitektur Rumah di Mulia Arsitek

Konsultasikan kebutuhan dan keinginan Anda tentang desain bangunan dengan tim kami di Mulia Arsitek untuk mendapatkan desain interior dan eksterior terbaik. Hubungi Admin di WA kami, wa.me/628112648986

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya: