Pengertian Fasad, Komponen, Dan Jenis-Jenisnya Lengkap

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Share on google
Fasad Rumah Desain Mulia Arsitek
Fasad Rumah, Source : properti Mulia Arsitek
Fasad rumah adalah istilah yang akan Sahabat sering temukan dalam ilmu arsitektur. Istillah ini memang jarang terdengar di telinga masyarakat, Namun ketika menyebutkan bagian depan rumah atau tampak, Sahabat akan langsung mengatakan OOO secara panjang. Lantas apa sebenarnya itu fasad ? dan kenapa bagian depan rumah disebut dengan fasad ?. Apa saja komponennya, dan jenis-jenisnya ? Semua pertanyaan Sahabat tersebut akan terjawab lengkap pada artikel ini.

Pengertian Fasad

Gambar Fasad berasal dari Bahasa Perancis yakni Façade. Kata ini kemudian menjadi kata serapan di berbagai negara. Dalam English, kata façade merujuk pada makna kata face. Lambat laun kata ini kemudian dipahami sebagai tampilan muka rumah. The Visual Dictionary of Architecture punya definisi berbeda tentang fasad. Kamus tersebut mengartikan bahwa fasad adalah bagian depan rumah yang melambangkan ciri khas dari sebuah rumah. Hal ini sangatlah wajar, karena memang bagian depan rumah adalah bagian yang seharusnya mudah diingat. Seperti Sahabat yang mengunjungi rumah temannya, maka hal yang pertama Sahabat ingat tentu saja adalah bagian depan rumahnya. Mulai dari warna hingga komponen-komponen yang ada di dalamnya. Baca juga : Desain Lengkap Rumah Minimalis 2 Lantai Terbaru

Komponen-Komponen Fasad

Terdapat 5 komponen utama yang ada di fasad. 5 komponen adalah 5 komponen yang memang sering kita lihat di depan rumah. Sahabat bahkan sudah bisa menebak 3 di antaranya. Penasaran ?

Pintu

Pintu Bagian Dari Fasad Rumah
Source : Google Images
Sudah teramat jelas, bahwa di bagian depan rumah ada pintu yang berfungsi sebagai akses keluar masuk dari dalam dan ke luar rumah. Di beberapa rumah, mungkin kita akan menemukan sedikit tambahan dengan adanya teralis.

Jendela

Jendela Bagian Dari Fasad Rumah
Source : 99.co
Komponen yang biasanya ada di depan selain pintu adalah jendela. Pintu dan jendela ibarat sejoli yang tidak bisa dipisahkan sebagai komponen fasad. Teruntuk jendela ini Sahabat dapat menggunakan model kaca rayban hitam.  Kaca dengan tambahan lapisan tertentu yang menjadikan tidak tembus pandang dari luar rumah. 

Dinding

Dinding Fasad
Source : Google Images
Apa jadinya bila fasad tidak memiliki dinding ?. Sangat aneh bukan ? Komponen ini adalah komponen utama fasad dan merupakan tempat di mana pintu dan juga jendela berada. Komponen inilah yang memisahkan bagian interior dengan eksterior rumah. Secara tekstual bagian ini terbagi menjadi 3 jenis utama, yakni dinding bangunan, dinding pembatas dan dinding penahan.

Tritisan

Tritisan Mulia Arsitek
Source : Idea.grid.id
Pernah melihat perpanjangan bagian atap yang menjorok melebihi dinding ?. Mungkin Sahabat pernah melihatnya namun tidak tau apa sebutan untuk komponen fasad tersebut. Seorang arsitek biasa memberikan istilah untuk itu dengan nama teritisan. Istilah ini adalah istilah yang asing di telinga masyarakat biasa. Adapun fungsi utama dari teritisan adalah pelindung rumah dari sinar matahari langsung serta cucuran air hujan.

Sun Shading

Sun Shading Mulia Arsitek
Source : Google Images
Sama seperti tritisanSun Shading termasuk komponen fasad yang asing. Sun shading difungsikan sebagai pengalih cahaya matahari yang menyilaukan. Setelah mengetahui apa itu fasad beserta dengan 5 komponen utama penyatunya, maka sudah saat Sahabat mengetahui jenis-jenis dari fasad.

1. Fasad Rumah Bertipe Klasik

Fasad Rumah Tipe Klasik
Source : hamparan.net
Rumah dengan gaya klasik memang memiliki kesan tersendiri. Umumnya, rumah dengan fasad bertipe klasik memiliki banyak aksen yang rumit, baik pada bagian pintu, jendela, hingga atapnya. Setiap bagian fasad yang telah kita ketahui tadi memiliki detail-detail tersendiri.

2. Fasad Rumah Bertipe Minimalis

Fasad Rumah Tipe Minimalis
Source : pinterest
Sesuai dengan namanya, minimalis memiliki bentuk yang sangat berlawanan dengan tipe sebelumnya yakni klasik. Tipe fasad yang mengandalkan konsep ini biasanya didominasi dengan bentuk geometri dengan perpaduan warna monokrom. Baca juga : Hiasan Dinding Estetik Untuk Ruang Tamu

3. Fasad Rumah Bertipe Mediterania

Mediterania
Source : Google Images
Mediterania adalah sebutan untuk gaya arsitektur yang berasal dari Amerika. Ciri khas utama yang dimiliki dari konsep mediterania ini adalah membuat fasad menjadi tempat yang sejuk namun juga hangat dari kesan dekorasi-dekorasi yang ada. Tipe fasad ini sangat cocok untuk iklim Indonesia yakni tropis cenderung panas.

4. Fasad Rumah Bertipe Country

Fasad Rumah Dengan Tipe Country
Source : dekoruma.com
Sama seperti sebelumnya, fasad tipe ini juga menekannya konsep yang teduh. Perbedaanya adalah penambahan aksen kayu dan juga beberapa tanaman hijau guna menambah suasana menjadi lebih segar dan sejuk.

5. Fasad Rumah Bertipe Rustica

Fasad Bertema Rustic
Source : dekoruma.com
Rustic adalah gaya hasil kombinasi dari warna coklat, abu-abu, dan juga varian dari warna hitam. Warna-warna yang memiliki psikologi menghangatkan ini sering digunakan untuk material kayu, batu ataupun logam.  Salah satu yang unik dari tipe fasad rumah ini adalah materialnya yang tidak diberi finishing, tidak diamplas, ataupun dipernis. Tujuanya adalah untuk menunjukkan tampilan alam dari fasad rumah.

6. Fasad Rumah Bertipe Mid-Century

Mid Century
Source : Google Images
Tipe fasad rumah berikutnya adalah mid-century. Memiliki bentuk cenderung asimetris dengan langit-langit datar dengan dengan banyak sudut.

7. Fasad Rumah Bertipe Bohemian

Tipe Bohemian
Source : rumah.com
Tipe fasad rumah yang ketujuh, mungkin bisa menjadi referensi paling utama untuk Sahabat yang senang akan banyak perpaduan warna dan juga banyak perpaduan gaya. Tipe ini tidak memiliki ciri khas tersendiri maupun aturan baku di dalamnya. Pemilik rumah bebas mengarahkan segala bentuk imajinasinya pada jenis tipe fasad rumah ini.

8. Fasad Rumah Neo Classic

Tipe Neo-Classic
Source : CDN Vox
Tipe yang kedelapan bisa dikatakan sebagai bentuk fasad yang berlawanan dengan tipe mid-century. Kesan rapi dan simetris akan sangat terlihat pada fasad rumah yang mengandalkan konsep neo classic ini.

9. Skandinavia

Gaya Skandinavia
Source : Google Images
Lagi-lagi Skandinavia, gaya arsitektur yang memang sering digunakan baik untuk bagian interior maupun eksterior suatu bangunan. Sahabat mungkin telah mengetahui bahwa gaya arsitektur Skandinavia ini banyak mengandalkan warna putih sebagai warna dominan.

10. Kontemporer

Fasad Kontemporer
Source : Pinterest
Yang terakhir adalah fasad dengan gaya kontemporer. Sesuai dengan namanya, fasad ini mengikuti perkembangan zaman yang ada, dan tidak memiliki aturan yang baku. Bahkan bisa dikatakan bahwa gaya kontemporer 11-12 dengan gaya urban. Inilah 10 jenis fasad rumah yang bisa menjadi Sahabat dalam membangun sebuah rumah. Apabila Sahabat memiliki pertanyaan mengenai berapa biaya dan pembuatan bangunan rumah dengan fasad yang sesuai dengan selera, hubungilah jasa layanan arsitek terbaik. Kami Mulia Arsitek, adalah mitra terbaik dalam menyelesaikan kebutuhan properti Sahabat,  terkhusus untuk daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya.  Untuk informasi selengkapnya, sahabat bisa mengunjungi website kami, yaitu di www.muliaarsitek.com, serta Instagram dan Facebook, Mulia Arsitek. Atau dengan  menghubungi admin kami, di 0811-264-8986
     

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Comments

    Artikel Lainnya:

    KRITERIA RUMAH MENURUT ISLAM

    Yuk kita bahas tentang kriteria rumah menurut islam. Sungguh indah menjadi manusia yang hidupnya dilingkupi dengan nilai-nilai islami. Mulai dari lahir, bertumbuh, menikah hingga punya

    Read More »
    Rumah Nuansa Islami di Masyarakat Jawa dan Bugis

    RUMAH NUANSA ISLAMI DI JAWA & BUGIS

    Rumah Nuansa Islami di Masyarakat Jawa dan Bugis. “Yaaa ayyuhallaziina aamanudkhuluu fis-silmi kaaaffataw”, Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan. Yuswohadi dalam

    Read More »
    Open chat