Rumah Sehat Rumah Islami

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Share on google
Rumah Sehat Rumah Islami
Rumah Sehat, Source : properti Mulia Arsitek

Akhir-akhir ini Sahabat mungkin sering mendengar konsep rumah sehat.

Sebenarnya apa yang dimaksud dengan rumah sehat ?.

Apakah rumah sehat adalah kebalikan dari rumah sakit ?. Tentu saja tidak sesederhana itu ya Sahabat.

Rumah Sehat adalah rumah yang mampu memenuhi persyaratan minimal suatu keluarga selain pangan dan sandang. Fungsi rumah sebagai tempat tinggal dalam suatu lingkungan yang dilengkapi dengan prasarana dan sarana untuk keperluan manusia adalah nilai penting dalam konsep Rumah Sehat.

Secara umum, Rumah Sehat adalah rumah yang memungkinkan para penghuninya dapat mengembangkan dan membina fisik mental maupun sosial keluarga.

Apa Yang Dimaksud Dengan Rumah Sehat ?

Lebih rinci lagi, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam UU No. 1 Tahun 2011 menyatakan bahwa definsi Rumah Sehat terdiri dari 4 poin penting. 4 poin penting tersebut adalah;

  1. Rumah adalah bangunan gedung yang berfungsi sebagai tempat tinggal yang layak huni, sarana pembinaan keluarga, cerminan harkat dan martabat penghuninya serta asset bagi pemiliknya.
  2. Perumahan adalah kumpulan rumah sebagai bagian dari permukimnan, baik perkotaan maupun perdesaan, yang dilengkapi dengan prasarana, sarana dan utilitas umum sebagai hasil upaya pemenuhan rumah yang layak huni
  3. Prasarana adalah kelengkapan dasar fisik lingkungan hunian yang memenuhi standar tertentu untuk kebutuhan bertempat tinggal yang layak, sehat, aman, dan nyaman
  4. Sarana adalah fasilitas dalam lingkungan hunian yang berfungsi untuk mendukung penyelenggaraan dan pengembangan kehidupan sosial, budaya dan ekonomi.

Prinsip Rumah Sehat

Terdapat 2 prinsip di dalam konsep Rumah Sehat. Rumah Sehat haruslah memenuhi syarat kesehatan dan juga memenuhi rasa nyaman. Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat juga memberikan detail tentang desain sebuah rumah bisa dikatakan sehat.

Dimulai dari syarat kesehatan, Rumah Sehat haruslah memiliki

  1. Lantai dan dinding harus kering, tidak lembab dan mudah dibersihkan
  2. Ventulasi atau jendela yang cukup untuk sirkulasi udara dalam ruangan tetap mengalir
  3. Jendela harus dapat ditembus oleh sinar matahari.
  4. Letak rumah yang baik adalah sesuai dengan arah matahari (timur-barat) agar penyinaran sinar matahari dari rentang jam 08.00 – 16.00 dapat terserap dengan baik

Lalu yang kedua adalah rumah harus memenuhi rasa kenyamana. Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan telah mendetailkan bagaimana desain suatu ruangan dapat memenuhi rasa kenyamanan. Sahabat dapat membacanya lengkap pada Panduan Pembangunan Perumahan dan Permukiman Perdesaan Tahun 2017.

Menyesuikan dengan dokumen tersebut, tentuya terdapat berbagai pengaplikasian yang berbeda. Salah satunya adalah penerapan konsep Rumah Islami.

Apa Yang Dimaksud Dengan Rumah Islami ?

Rumah dengan konsep islami adalah rumah tinggal yang penghuninya menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan, karena karakter penghuniya berpengaruh pada karakter ruang yang terwujud.

Rumah dengan konsep ini memiliki fungsi sebagai saran membina keluarga yang Sakinah, mawadah, warahmah. Salah satu ciri khas yang kental dari rumah dengan konsep ini adalah menjaga privasi dan memberikan rasa aman pada penghuninya.

Baca juga : Desain Masjid Minimalis Untuk Sholat Lebih Nyaman

Definisi Rumah Muslim ini dilansir Mulia Arsitek dari Simposium Nasional RAPI XII – FT UMS.

Penerapan Rumah Islami Oleh Mulia Arsitek

Konsep Rumah Islami Pada Ruang Tamu

Desain Rumah Sehat
Source : properti Muliaarsitek

Salah satu penerapan nilai islam yang coba Mulia Arsitek tampilkan dalam sebuah rumah adalah nilai memuliakan tamu. Sebagaimana yang kita ketahui, memuliakan tamu adalah salah satu sunnah yang ditekankan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam.

Sebagaimana dalam hadist Riwayat Bukhari yang artinya;

“Barang siapa yang beriman pada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya”.

Tidak hanya soal jamuan, Sahabat sebagai pemilik rumah dapat memuliakan tamu dengan desain ruang tamu.

Mulia Arsitek telah mendesain ruangan tamu yang memiliki dua akses masuk. 

Dua akses ini sangat bermanfaat agar obrolan tamu dengan Sahabat tidak terganggu adanya anggota keluarga lain yang ingin masuk. Anggota keluarga lain tersebut bisa masuk melalui akses yang berbeda.

Hal ini tentu saja sesuai dengan konsep rumah islami dari hasil Simposium Nasional sebelumnya, yakni menjaga privasi.

Pemberian toilet khusus di ruang tamu, juga akan memudahkan tamu, dan tidak perlu lagi harus menjelajah seisi rumah sebelum menemukan toilet.

Konsep Rumah Islami Pada Parkir Kendaraan

Lahan Parkir Mobil Tersendiri
Source : properti Mulia Arsitek

Berikutnya adalah penerapan nilai islami yakni tidak memakan hak orang lain. Contohnya, masih banyaknya orang-orang yang dengan tanpa rasa bersalah memarkir kendaraan pribadinya pada lahan milik orang lain.

Dalam hadist Riwayat Bukhari Muslim disebutkan;

“Siapa yang mengambil hak orang lain walau sejengkal tanah, akan dikalungkan padanya hingga tujuh petala bumi”.

Area parkir maupun carport ini nantinya juga dapat digunakan sebagai ruang serbaguna untuk menyambut keluarga besar ketika ruang tamu dan ruang keluarga tidak muat lagi. 

Jadi dengan adanya ruang parkir pribadi, Sahabat mengamalkan dua nilai islam, yakni tidak memakan hak orang lain dan juga tidak mubazir.

Konsep Rumah Islami Dengan Adanya Ruang Laundry

ruang cuci jemur desain rumah muslim
Source : properti Muliaarsitek

Konsep rumah islami berikutnya dari Mulia Arsitek adalah pemberian ruang tersendiri sebagai ruang laundry. Ruang ini nanti berfungsi sebagai hijab bagi akhwat yang ingin mencuci tanpa dihantui rasa takut dipandang dari luar.

Konsep Rumah Islami Dengan Adanya Mushola Pribadi

Konsep Islami Dengan Mushola Pribadi
Source : properti Muliaarsitek.com

Mushola ini nantinya bisa Sahabat gunakan sebagai halaqah antara anggota keluarga. Tempat untuk saling bertukar nasehat dan mengingatkan satu sama lain.

Konsep Rumah Islami Dengan Pemisahan Kamar Anak Laki-Laki dan Perempuan

Pemisahan Kamar Anak Laki-Laki dan Perempuan
Source : properti Muliaarsitek

Rasullah Shalallahu Alaihi Wa Sallam bersabda;

“Perintahkanlah anak-anak kalian untuk Shalat ketika mereka berumur tujuh tahun dan pukullah jika mereka telah berumur sepuluh tahun (tidak shalat), dan pisahkan tempat tidur mereka”

Itulah beberapa desain ruangan Rumah Sehat dengan detail penambahan nilai-nilai islam oleh Mulia Arsitek.

Apabila Sahabat memiliki pertanyaan tentang Rumah Islami, maka Sahabat bisa tanyakan langsung kepada kami, Mulia Arsitek.

Kami Mulia Arsitek, adalah mitra terbaik dalam menyelesaikan kebutuhan properti Sahabat,  terkhusus untuk daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya.  

Untuk informasi selengkapnya, sahabat bisa mengunjungi website kami, yaitu di www.muliaarsitek.com, serta Instagram dan Facebook, Mulia Arsitek. Atau dengan  menghubungi admin kami, di 0811-264-8986.

     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar Terbaru

    Artikel Lainnya:

    Open chat