Mengenal Sejarah Arsitektur Islam

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Share on google

Arsitektur Islam dapat ditemukan terutama di negara-negara Arab dan negara-negara mayoritas Muslim di seluruh dunia, serta di negara-negara Eropa dengan sejarah Arab atau Islam, seperti Spanyol dan Portugal. Beberapa elemen utamanya termasuk desain geometris, lengkungan runcing, dan kubah.

Apa itu Arsitektur Islam?

Arsitektur Islam adalah kategori arsitektur berusia berabad-abad yang berakar pada prinsip-prinsip Islam. Struktur ukiran yang mencolok dan detail ornamen yang seringkali mempesona menjadi ciri khas bangunan Islami termasuk beberapa struktur bangunan yang paling menakjubkan di dunia.

Baca juga : 4 Contoh Terkenal Arsitektur Islam

Sejarah Arsitektur Islam

Arsitektur Islam mengacu pada gaya arsitektur yang diciptakan sebagai manifestasi fisik dari prinsip-prinsip Islam oleh Nabi Muhammad SAW pada abad ke-7. Tradisinya berlanjut hingga saat ini. Bangunan yang paling sering dikaitkan dengan arsitektur Islam adalah masjid, atau tempat ibadah umat Islam.

Arsitektur Islam mencakup bangunan sekuler dan religius. Ini mencakup segala sesuatu mulai dari masjid berskala besar, benteng, istana, makam, sekolah, dan bangunan umum lainnya hingga air mancur berskala kecil, pemandian umum, dan bangunan rumah.

Gaya arsitektur Romawi, Bizantium, dan Persia yang ada mempengaruhi arsitektur Islam awal. Ketika arsitektur Islam menyebar dari Timur Tengah ke seluruh dunia, khususnya ke Asia, arsitektur Cina dan Mughal juga mempengaruhinya.

Muslim Afrika Utara yang menaklukkan Semenanjung Iberia dan beberapa pulau Mediterania Barat di sekitarnya membawa arsitektur yang dipengaruhi Islam ke beberapa bagian Eropa. Banyak contoh menonjol dari gaya ini ada di Spanyol. Pada pertengahan abad ke-19, sebuah gerakan kebangkitan memasukkan karya arsitek Catalan Antoni Gaudí, yang sangat dipengaruhi oleh gaya Islam di Spanyol.

Elemen Dekorasi Arsitektur Islam

sejarah arsitektur islam 2
Sumber gambar : My Modern Met

Dekorasi Islami seringkali mencakup ubin mozaik warna-warni yang menampilkan pola berulang dan motif serta pola geometris atau tumbuhan. Ini juga biasanya mencakup penggunaan tulisan kaligrafi Arab, seperti ayat-ayat Al-Qur’an.

sejarah arsitektur islam 1
Sumber gambar : Aida Shafei

Elemen mencolok lainnya adalah mashrabiya, atau kisi-kisi kayu. Mashrabiya digunakan pada jendela untuk privasi dan pengatur keluar masuknya udara yang berpengaruh pada suhu ruangan. Ini juga terkadang digunakan dalam konteks modern sebagai elemen dekoratif murni atau pilihan untuk membagi ruang interior (sekat).

Elemen dekoratif lain dari desain Islami termasuk lukisan dinding, pahatan plesteran dan panel dinding, dan kayu dekoratif.

Baca juga : 6 Tips Mendesain Rumah Islami

Arsitektur Islam juga sering menampilkan taman, inner court, aula terbuka dengan atap yang ditopang oleh tiang, dan kubah.

sejarah arsitektur islam 3
Sumber gambar : Marrakech Sunset Properties

Konsultasi Arsitektur Rumah di Mulia Arsitek

Konsultasikan kebutuhan dan keinginan Anda tentang desain bangunan dengan tim kami di Mulia Arsitek untuk mendapatkan desain interior dan eksterior terbaik. Hubungi Admin di WA kami, wa.me/628112648986

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya: